kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.846   44,00   0,26%
  • IDX 8.237   -53,83   -0,65%
  • KOMPAS100 1.164   -7,79   -0,66%
  • LQ45 836   -5,55   -0,66%
  • ISSI 295   -1,12   -0,38%
  • IDX30 436   -0,51   -0,12%
  • IDXHIDIV20 521   0,69   0,13%
  • IDX80 130   -0,82   -0,63%
  • IDXV30 143   0,63   0,44%
  • IDXQ30 141   0,03   0,02%
SOSOK /

Profil Daniel Ek dan Perjalanan Membangun Spotify dari Nol


Kamis, 12 Februari 2026 / 13:53 WIB
Profil Daniel Ek dan Perjalanan Membangun Spotify dari Nol
ILUSTRASI. Pendiri Spotify, Daniel Ek (Dok./REUTERS)

Sumber: Forbes,Reuters,Bloomberg | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Mari mengenal sosok Daniel Georg Ek, pendiri dan Executive Chairman Spotify, platform streaming musik terbesar di dunia saat ini.

Lahir pada 21 Februari 1983, Daniel Ek telah menunjukkan ketertarikannya pada dunia komputer mulai terlihat sejak masih remaja.

Dari keterampilan teknologi sejak kecil hingga menjadi salah satu miliarder terkemuka di dunia. Berikut adalah kisahnya.

Baca Juga: 10 Orang Terkaya Dunia, Februari 2026: Miliarder Teknologi Mendominasi

Awal Karier dan Kelahiran Spotify

Mengutip catatan Britannica, Ek mulai membuat situs web dan menawarkan layanan hosting untuk bisnis lokal pada tahun 1997 saat usianya baru 14 tahun. Pendapatan dari bisnis ini bahkan mencapai sekitar US$5.000 per bulan.

Memasuki awal 2000-an, Ek mendirikan Advertigo, perusahaan periklanan digital yang kemudian dijual ke TradeDoubler pada 2006.

Hasil penjualan ini memberinya modal sekaligus mempertemukannya dengan Martin Lorentzon, rekan yang bakal menjadi co-founder Spotify.

Dengan visi menyediakan alternatif legal dari unduhan musik bajakan dan layanan musik berbayar, keduanya mendirikan Spotify pada 2006.

Dua tahun kemudian, pada Oktober 2008, Spotify resmi diluncurkan di beberapa negara Eropa dan berkembang pesat menjadi pemimpin global dalam streaming musik.

Baca Juga: Profil Brendan Foody, Miliarder Gen Z di Balik Startup AI Mercor

Strategi Bisnis dan Pertumbuhan Spotify

Dalam keterangan resmi di laman perusahaan, model bisnis Spotify menggabungkan layanan gratis beriklan dan berlangganan premium. Model tersebut terbukti menarik jutaan pengguna di seluruh dunia.

Keberhasilan pendekatan ini membantu memulihkan pendapatan industri musik yang sebelumnya stagnan akibat praktik pembajakan digital.

Saat ini, Spotify melayani ratusan juta pengguna aktif di lebih dari 180 pasar global.

Selain musik, Spotify juga memperluas layanan ke podcast, buku audio, dan fitur berbasis kecerdasan buatan untuk personalisasi konten. Perlu diakui, kini Spotify menjadi bagian penting dalam ekosistem konten digital global.

Baca Juga: Imigran Austria Jadi Aktor Terkaya Dunia: Kisah Unik Arnold Schwarzenegger

Perubahan Jabatan di 2026

Pada 30 September 2025, Spotify mengumumkan perubahan besar dalam struktur kepemimpinan. Daniel Ek akan mundur dari posisi CEO dan beralih menjadi Executive Chairman mulai 1 Januari 2026.

Dalam peran barunya, Ek akan mengarahkan strategi jangka panjang, alokasi modal, dan visi besar perusahaan.

Sementara itu, operasi harian akan dipimpin oleh dua co-CEO baru, Gustav Soderstrom dan Alex Norstrom.

Baca Juga: Adam Foroughi, CEO AppLovin yang Menguasai Bisnis AdTech

Kekayaan Daniel Ek

Berdasarkan pembaruan data Forbes per 10 Februari 2026, kekayaan bersih Daniel Ek kini diperkirakan mencapai US$6,4 miliar. Dengan nilai tersebut, ia menempati posisi ke-627 orang terkaya di dunia.

Data Forbes sepanjang tahun lalu menunjukkan angka yang fluktuatif pada kekayaan Ek. Salah satu penyebabnya adalah fluktuasi harga saham Spotify.

Sebagian besar kekayaan Ek memang berasal dari kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut, sehingga nilainya sangat sensitif terhadap pergerakan pasar.

Baca Juga: Sosok Michael Sabel: Otak di Balik Kesuksesan IPO Venture Global

Selanjutnya: 12 Februari Memperingati Hari Darwin, Mari Mengenal Sosok di Balik Teori Evolusi

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Serba Gratis 12-15 Februari 2026, Campina-Lifebuoy Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×