kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.920   40,00   0,22%
  • IDX 6.339   -1,46   -0,02%
  • KOMPAS100 837   -2,47   -0,29%
  • LQ45 632   -4,15   -0,65%
  • ISSI 218   -0,35   -0,16%
  • IDX30 356   -2,11   -0,59%
  • IDXHIDIV20 441   -2,08   -0,47%
  • IDX80 95   -0,52   -0,55%
  • IDXV30 119   0,19   0,16%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%
SOSOK /

CEO Novartis Gabung Anthropic, Dorong AI di Kesehatan


Rabu, 15 April 2026 / 13:24 WIB
CEO Novartis Gabung Anthropic, Dorong AI di Kesehatan
ILUSTRASI. Logo AI Anthropic (REUTERS/Dado Ruvic)

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic resmi menunjuk CEO Novartis, Vas Narasimhan, sebagai anggota dewan direksi.

Ia menjadi eksekutif pertama dari industri farmasi yang bergabung dalam jajaran pimpinan perusahaan AI tersebut.

Langkah ini menandai ekspansi strategis Anthropic dalam memperkuat tata kelola sekaligus memperluas perspektif lintas industri, khususnya di sektor kesehatan.

Baca Juga: Silvio Napoli Jadi CEO Lucid, Perusahaan Galang Dana US$1 Miliar

Susunan Dewan Semakin Beragam

Dengan bergabungnya Narasimhan, komposisi dewan direksi Anthropic kini diisi oleh sejumlah tokoh penting, termasuk CEO Anthropic Dario Amodei, Presiden Anthropic Daniela Amodei, CEO Confluent Jay Kreps, dan Chairman Netflix Reed Hastings.

Penunjukan ini juga menjadi yang kedua dalam beberapa bulan terakhir, setelah Anthropic lebih dulu mengangkat Chris Liddell pada Februari lalu.

Narasimhan ditunjuk oleh Anthropic Long-Term Benefit Trust, sebuah badan independen yang tidak memiliki kepentingan finansial langsung di perusahaan.

Reuters pada Selasa (14/4) melaporkan, struktur ini dirancang untuk memastikan bahwa pengembangan teknologi AI tetap berorientasi pada manfaat jangka panjang, bukan sekadar keuntungan bisnis.

Baca Juga: CEO United Airlines, Scott Kirby, Incar Merger dengan American Airlines

Dorong Peran AI di Sektor Kesehatan

Dalam pernyataannya, Narasimhan menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, khususnya di bidang kesehatan.

Menurutnya, AI telah membantu mempercepat berbagai tantangan ilmiah, mulai dari pemahaman biologi penyakit, identifikasi target terapi, hingga pengembangan obat yang lebih efektif.

Namun, ia menegaskan bahwa kecepatan inovasi bukan satu-satunya tujuan. Tata kelola dan penerapan teknologi yang tepat tetap menjadi faktor kunci.

Baca Juga: Jejak Relasi Jeffrey Epstein: Ini Daftar Politikus dan Miliarder yang Terkait

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

×