Sumber: VinFast,Forbes,Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Pham Nhat Vuong adalah sosok penting di balik kesuksesan mobil listrik VinFast yang turut menaikkan derajat Vietnam di industri transportasi global.
Melalui konglomerasi Vingroup, ia kini dikenal luas sebagai pemilik produsen mobil listrik VinFast dan layanan taksi listrik Green SM, sekaligus menjadi orang terkaya di Asia Tenggara.
Jalan panjang tentu telah dilalui salah satu pebisnis tersukses di Asia ini.
Baca Juga: CEO Airbus Buka Suara Soal Konflik Jet Tempur Eropa, Cek Juga Profil Guillaume Faury
Memulai Bisnis di Ukraina
Mengacu pada data Forbes, Pham Nhat Vuong menempuh pendidikan di Rusia sebelum memulai bisnis di Ukraina pada dekade 1990-an.
Ia membangun usaha mi instan yang sangat populer di sana, yang kemudian dijual dan menjadi fondasi awal kekayaannya.
Kesuksesan ini membawanya kembali ke Vietnam, tempat ia mulai merintis kerajaan bisnis yang kini dikenal sebagai Vingroup.
Kembali ke Vietnam dan Lahirkan Vingroup
Sebagai ketua Vingroup, Vuong mengembangkan bisnis yang mencakup berbagai sektor, mulai dari properti, ritel, hingga layanan kesehatan.
Mengacu pada situs resmi Vingroup, unit utama grup ini meliputi:
- VinFast - produsen kendaraan listrik
- Vinhomes - pengembang properti besar
- Vinpearl - jaringan hotel dan resor
Reuters juga mencatat bahwa Vingroup terus berekspansi ke sektor baru, termasuk teknologi dan infrastruktur, menjadikannya salah satu konglomerat paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Baca Juga: Buyout Pertama Microsoft dalam 51 Tahun, Ada Peran Satya Nadella di Baliknya
Ekspansi Global Lewat VinFast
VinFast menjadi senjata utama Vuong untuk bersaing di pasar global. Perusahaan ini kini menjadi produsen kendaraan listrik terbesar di Vietnam berdasarkan pangsa pasar.
Dalam perkembangannya, VinFast tidak hanya fokus di pasar domestik, tetapi juga memperluas operasi ke luar negeri, termasuk pembangunan pabrik di Indonesia dan India.
Pada 2023, VinFast resmi melantai di bursa melalui skema SPAC dan tercatat di Nasdaq. Ini menjadi langkah besar untuk meningkatkan visibilitas global perusahaan.
Selain itu, Reuters melaporkan bahwa Vuong telah menginvestasikan miliaran dolar dari kekayaan pribadinya untuk mendukung ekspansi VinFast di tengah persaingan ketat industri kendaraan listrik.
Green SM dan Ekosistem Kendaraan Listrik
Selain memproduksi mobil, Vuong juga membangun ekosistem mobilitas listrik melalui layanan taksi Green SM.
Strategi ini membantu mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus menciptakan permintaan internal bagi produk VinFast.
Di sisi lain, pengembangan infrastruktur juga menjadi fokus. Operator stasiun pengisian daya V-Green, yang dipisahkan dari VinFast pada 2024, berencana menginvestasikan lebih dari US$400 juta dalam dua tahun untuk memperluas jaringan charging di Vietnam.
Baca Juga: LinkedIn Pilih Daniel Shapero sebagai CEO Baru, Ini Faktanya
Orang Terkaya di Asia Tenggara
Menurut Forbes, kekayaan Pham Nhat Vuong per 30 April 2026 mencapai sekitar US$34,2 miliar atau setara Rp593,0 triliun.
Nilai tersebut menempatkannya sebagai orang terkaya di Asia Tenggara.
Angka itu sekaligus mempertegas dominasinya sebagai miliarder pertama Vietnam yang berhasil membangun kerajaan bisnis lintas sektor.
Konglomerat Asia Tenggara lain yang cukup dekat dengan posisinya adalah Prajogo Pangestu. Orang terkaya di Indonesia ini sekarang memiliki kekayaan US$22,2 miliar atau sekitar Rp384,3 triliun.
Baca Juga: Profil John Ternus, CEO Baru Apple di Tengah Era AI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













