Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Menteri Pertahanan Mali, Sadio Camara, dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi pada Sabtu (26/4/2026) waktu setempat.
Pemerintah Mali mengonfirmasi kabar tersebut melalui siaran televisi nasional pada Minggu (27/4/2026).
Juru bicara pemerintah, Issa Ousmane Coulibaly, menyampaikan bahwa serangan tersebut secara langsung menargetkan kediaman resmi Camara.
Dalam pernyataan resminya, ia menyebut para pelaku sebagai kelompok bersenjata yang terorganisasi.
“Serangan dilakukan terhadap rumah Menteri Pertahanan, yang menyebabkan beliau meninggal dunia,” ujar Coulibaly, seperti dikutip Reuters.
Kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda di Afrika Barat dilaporkan telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Klaim ini memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari eskalasi konflik yang terus berlangsung di Mali.
Baca Juga: Trump Potong Dana HIV Afrika, Dokter Senior AS Angkat Bicara
Serangan Terarah ke Pejabat Tinggi
Serangan yang menewaskan Sadio Camara disebut sebagai serangan terarah terhadap pejabat tinggi negara.
Insiden ini menandai peningkatan signifikan dalam ancaman keamanan, terutama karena targetnya adalah Menteri Pertahanan yang memegang kendali strategi militer nasional.
Selama beberapa tahun terakhir, Mali menghadapi tekanan besar dari kelompok ekstremis yang aktif di kawasan Sahel.
Meski operasi militer terus dilakukan, serangan terhadap elite pemerintahan menunjukkan bahwa situasi keamanan masih belum stabil.
Baca Juga: Paus Leo Tiba di Kamerun: Soroti Hak Asasi hingga Kritik Orang Kaya
Profil Sadio Camara
Sadio Camara merupakan salah satu tokoh kunci dalam pemerintahan transisi Mali. Ia berasal dari kalangan militer dan memiliki pengaruh kuat dalam struktur pertahanan negara.
Camara diketahui pernah menjalani pendidikan militer di luar negeri, termasuk di Rusia, yang kemudian memperkuat posisinya dalam jajaran elit militer Mali.
Ia juga menjadi bagian penting dalam dinamika politik pasca kudeta yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Sebagai Menteri Pertahanan, Camara bertanggung jawab atas berbagai operasi keamanan nasional, termasuk upaya menekan aktivitas kelompok ekstremis di wilayah utara dan tengah Mali.
Perannya membuat ia menjadi figur strategis dalam kebijakan pertahanan sekaligus target potensial dalam konflik bersenjata.
Baca Juga: Viktor Orban Kalah Pemilu, Ini Profil dan Perjalanan Politiknya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













