Sumber: Fortune,Fortune | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Melinda French Gates selama ini dikenal sebagai istri dari mantan orang terkaya di dunia sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates. Setelah bercerai pada tahun 2021, Melinda tetap aktif menjadi filantropi memanfaatkan kekayaannya.
Melinda bukan hidup sepenuhnya dari harta sang mantan suami. Di awal kariernya, Melinda French Gates menjalani dua kali program magang musim panas di IBM dan sudah mengantongi tawaran kerja tetap.
Namun, saat proses pengambilan keputusan, ia masih memiliki satu wawancara tersisa dengan Microsoft, perusahaan teknologi kecil yang kala itu nyaris belum dikenal luas.
Mari simak kisah Melinda Gates berkarier di industri teknologi bersama Microsoft.
Baca Juga: Kisah Sukses Greg Abel, Penerus Warren Buffett di Kursi Tertinggi Berkshire Hathaway
Tolak Tawaran IBM
Seorang manajer perekrutan di IBM menyarankannya untuk menolak tawaran kerja IBM dan memilih sebuah startup kecil bernama Microsoft.
Nasihat tersebut akhirnya diikuti. Melinda French Gates menerima tawaran Microsoft dan memulai karier selama sembilan tahun di perusahaan pionir teknologi itu.
“Manajer perekrutan saya di IBM, bertanya, ‘Apakah kamu siap menerima tawaran kerja ini?’ Saya menjawab bahwa saya masih ingin mengikuti satu wawancara lagi di Microsoft, perusahaan kecil itu,” ujar Melinda dalam wawancara dengan LinkedIn pada Maret 2025 lalu.
Ia memainkan peran penting dalam pertumbuhan Microsoft, hingga akhirnya menduduki posisi General Manager of Information Products di perusahaan yang kini bernilai sekitar US$ 3,6 triliun.
Baca Juga: CEO Bank of America Beri Pesan untuk Gen Z yang Sulit Mencari Pekerjaan
Salah Satu Perempuan Terkaya di Amerika Serikat
Keputusan memilih Microsoft bukan hanya berdampak pada karier profesionalnya, tetapi juga pada kekayaannya.
Mengutip Fortune, saat ini kekayaan pribadi Melinda French Gates tercatat mencapai US$ 17,4 miliar, menjadikannya salah satu dari 10 perempuan terkaya di Amerika Serikat.
Ia mengakui bahwa semua itu mungkin tidak akan terjadi tanpa keberanian seorang manajer IBM yang mengesampingkan kepentingan perusahaan demi masa depan seorang karyawan muda.
“Ini adalah seorang perempuan yang seharusnya menjadi manajer saya, tetapi justru memberi saya nasihat karier,” kata Melinda.
Baca Juga: Kisah Jim Fish: Perkuat Bisnis Bernilai US$90 Miliar dengan Mengelola Sampah
Selanjutnya: Promo Holland Bakery Diskon Spesial 20% untuk Menu Baru
Menarik Dibaca: Promo Holland Bakery Diskon Spesial 20% untuk Menu Baru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













