kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%
SOSOK /

CEO Bank of America Beri Pesan untuk Gen Z yang Sulit Mencari Pekerjaan


Selasa, 06 Januari 2026 / 11:16 WIB
CEO Bank of America Beri Pesan untuk Gen Z yang Sulit Mencari Pekerjaan
ILUSTRASI. Brian Moynihan (Dok./Reuters)

Sumber: Fortune,Fortune,CBSNews | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - CEO Bank of America, Brian Moynihan, melihat bahwa generasi Z (Gen Z) sedang diliputi rasa takut terhadap masa depan.

Pernyataan itu muncul di tengah maraknya penggunaan kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri, sehingga membuat pasar kerja global semakin ketat.

Namun, Moynihan menyampaikan pesan optimistis dan dorongan agar generasi muda mampu menjadikan ketakutan sebagai kekuatan.

Baca Juga: Steven Bartlett Ungkap Alasan Merekrut Kandidat dengan CV Dua Baris

AI Tidak Akan Mengancam Pasar Kerja

Brian Moynihan menilai masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti mengenai dampak AI terhadap pasar tenaga kerja secara keseluruhan.

Di saat yang sama, ia menegaskan bahwa Bank of America tidak melihat AI semata-mata sebagai alat pemangkasan tenaga kerja.

Dalam wawancara dengan CBS News, Moynihan mengungkapkan bahwa Bank of America baru saja merekrut 2.000 lulusan baru terbaik dari total sekitar 200.000 pelamar.

“Ketika ditanya apakah mereka khawatir, mereka menjawab khawatir. Ketika ditanya apakah mereka takut, mereka menjawab takut. Dan saya memahami itu,” ujar Moynihan.

Menurut Moynihan, efisiensi yang dihasilkan dari pemanfaatan AI justru akan digunakan untuk mendorong pertumbuhan bisnis.

Baca Juga: Industri AI Ciptakan Lebih dari 50 Miliarder Baru Sepanjang 2025

Rekrutmen Menjadi Mimpi Buruk Gen Z

Kekhawatiran Gen Z yang disampaikan Moynihan sejalan dengan peringatan dari Ketua The Fed Jerome Powell dan sejumlah ekonom.

Mereka menilai generasi muda saat ini memang menghadapi apa yang disebut sebagai mimpi buruk di fase perekrutan, khususnya bagi lulusan perguruan tinggi yang baru mulai masuk dunia kerja profesional.

Sang CEO Bank of America menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh pasar tenaga kerja yang berada dalam fase low-hire, low-fire, di mana perekrutan baru sangat minim sementara angka PHK juga relatif rendah.

Pada September 2025 lalu, Jerome Powell menyebut bahwa lulusan baru, pekerja muda, dan kelompok minoritas mengalami kesulitan besar untuk mendapatkan pekerjaan.

Powell menegaskan bahwa tingkat pencarian kerja bagi kelompok ini sangat rendah meskipun gelombang PHK tidak melonjak.

Menurutnya, kombinasi antara pertumbuhan lapangan kerja yang melambat dan sebagian pekerjaan yang tergantikan teknologi AI menciptakan tekanan besar bagi generasi muda yang baru memulai karier.

Baca Juga: Strategi Steven Bartlett Bangun Podcast Raksasa Bernilai US$425 Juta

Gen Z Memilih Menunda Kerja

Dalam menghadapi sulitnya mencari pekerjaan, terutama di level bawah, sebagian lulusan Gen Z memilih melanjutkan pendidikan untuk menambah keterampilan.

Banyak di antara mereka mengambil gelar bisnis tambahan atau mengikuti program spesialisasi untuk membedakan diri dari kandidat lain.

Meski menunda masuk dunia kerja penuh waktu, banyak di antara mereka yang memilih untuk bekerja paruh waktu sambil melanjutkan studi. Saat studi mereka usai, mereka juga sudah memiliki pengalaman kerja yang cukup untuk naik ke level berikutnya.

Baca Juga: Ketegangan Trump dan The Fed, Ini Pandangan CEO Bank of America Brian Moynihan

Selanjutnya: Promo Es Krim di Alfamart 1-15 Januari 2026, Magnum & Joyday Beli 2 Gratis 1

Menarik Dibaca: Stranger Things Season 5 Puncaki Daftar Film Populer Letterboxd Saat Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×