Sumber: Fortune,Fortune,CNBC | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Putra Warren Buffett, Howard Buffett, menyampaikan pesan penting menjelang rencana distribusi kekayaan keluarga Buffett yang nilainya mencapai sekitar US$150 miliar atau setara dengan Rp 2.500 triliun.
Howard menegaskan bahwa kemiskinan tidak bisa diberantas hanya dengan bantuan ekonomi, tanpa adanya penegakan hukum dan supremasi hukum (rule of law) yang kuat.
Dalam wawancara bersama CNBC awal Januari 2026, Howard berbicara terbuka bersama dua saudaranya, Susan Buffett dan Peter Buffett, mengenai arah baru filantropi keluarga mereka.
Baca Juga: Anak Warren Buffet Tak Tahu Ayahnya Miliarder, Ini Kisah Uniknya
Rule of Law Jadi Kunci Atasi Kemiskinan
Howard Buffett mengutip pandangan Gary Haugen, CEO International Justice Mission (IJM), tentang tantangan memerangi kemiskinan di wilayah konflik.
IJM, organisasi yang fokus melindungi masyarakat miskin dari kekerasan, menyoroti konflik bersenjata dan lemahnya penegakan hukum membuat bantuan ekonomi sering kali tidak efektif.
"Ada banyak hal yang bisa didanai tetapi tidak akan menghasilkan apa-apa. Jika Anda tidak mengatasi masalah utama, yaitu rule of law, maka Anda tidak akan pernah benar-benar berhasil," kata Howard, seperti dikutip Fortune.
Bagi Howard, menciptakan peluang ekonomi saja tidak cukup jika masyarakat hidup dalam kondisi tanpa perlindungan hukum.
Baca Juga: Kisah Karier Melinda French Gates: Keputusan Tepat Tinggalkan IBM untuk Microsoft
Pemanfaatan Warisan Filantropi Warren Buffett
Pesan Howard terkait pengentasan kemiskinan global muncul di tengah persiapan keluarga Buffett untuk mendistribusikan kekayaan Warren Buffett melalui filantropi.
Warren Buffett sendiri merupakan salah satu pendiri The Giving Pledge pada 2010 bersama Bill dan Melinda Gates. Ketiganya mendorong para miliarder menyumbangkan minimal 50% kekayaannya untuk amal.
Awalnya, Warren Buffett berjanji akan menyumbangkan 99% kekayaannya semasa hidup. Namun, rencana tersebut kemudian dinilai tidak realistis.
Rencana bergeser, ia memutuskan untuk menyalurkan hartanya melalui tiga yayasan milik anak-anaknya, dengan skema distribusi sekitar US$500 juta per tahun untuk masing-masing yayasan.
Baca Juga: Kisah Sukses Greg Abel, Penerus Warren Buffett di Kursi Tertinggi Berkshire Hathaway
Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Warren Buffett saat ini diperkirakan melampaui US$146 miliar.
Ketiga anak Warren Buffett memiliki fokus filantropi yang berbeda. Howard G. Buffett Foundation berfokus pada ketahanan pangan, mitigasi konflik, dan pemberantasan perdagangan manusia.
Yayasan ini telah menyalurkan lebih dari US$1 miliar bantuan ke Ukraina, serta dana besar untuk pengembangan pertanian di Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan.
Menutup wawancara CNBC, Howard Buffett menegaskan komitmennya untuk menyalurkan kekayaan sang ayah seoptimal mungkin.
“Kami harus memberikan sebanyak mungkin yang bisa kami berikan, secara cerdas dan efektif, selama kami masih ada untuk melakukannya,” pungkasnya.
Baca Juga: Kisah George Soros: Sempat Kabur dari Nazi, Kini Jadi Miliarder Filantropis
Selanjutnya: Hasil & Klasemen Liga Champions, Arsenal Lolos dan Puncaki Klasemen Akhir
Menarik Dibaca: Harga Emas Antam Kamis 29 Januari 2026 Naik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












