kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%
SOSOK /

Harta Larry Page Terancam Amblas Rp168 Triliun, Pilih Kabur ke Miami


Sabtu, 10 Januari 2026 / 10:40 WIB
Harta Larry Page Terancam Amblas Rp168 Triliun, Pilih Kabur ke Miami
ILUSTRASI. Harta Larry Page Terancam Amblas Rp168 Triliun, Pilih Kabur ke Miami. (Larry Ellison) (Dok/Wikipedia)

Sumber: Yahoo Finance | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Pendiri Google, Larry Page, resmi bergabung dalam barisan miliarder yang meninggalkan California, Amerika Serikat (AS).

Page dilaporkan telah mengucurkan dana sebesar US$ 173 juta atau setara Rp 2,91 triliun (kurs Rp 16.850 per dolar AS) untuk membeli dua rumah mewah di kawasan tepi laut Coconut Grove, Miami.

Langkah strategis ini dinilai sangat mirip dengan taktik yang sebelumnya dijalankan oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos.

Melansir Yahoo Finance, perpindahan Page ini bukan sekadar pencarian hunian baru, melainkan sebuah upaya sistematis untuk melindungi kekayaannya dari rencana penerapan pajak kekayaan yang agresif di California.

Baca Juga: Rahasia Sukses Boehringer Ingelheim: Kekuatan Keluarga Von Baumbach

Detail Akuisisi Properti di Coconut Grove

Berdasarkan laporan The Wall Street Journal, proses akuisisi properti dilakukan oleh Page pada akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026. Transaksi dilakukan secara tertutup (off-market deal) untuk dua rumah yang letaknya berdampingan.

Berikut adalah rincian aset properti yang diakuisisi oleh Larry Page di Miami:

  • Kompleks Utama: Dibeli dengan harga US$ 101,5 juta (sekitar Rp 1,71 triliun). Rumah ini memiliki 13 kamar tidur dan 15,5 kamar mandi dengan akses langsung ke perairan.
  • Properti Tambahan: Dibeli senilai US$ 71,9 juta (sekitar Rp 1,21 triliun) dari pasangan miliarder Sloan Lindemann Barnett dan Roger Barnett.
  • Total Investasi: Mencapai US$ 173,4 juta atau setara Rp 2,92 triliun.

Pembelian properti ini menempatkan Page di salah satu kantong eksklusif Miami yang selama ini menjadi favorit elit global karena privasi dan akses perairannya.

Para broker lokal menilai kehadiran Page merupakan bagian dari gelombang besar ekspansi orang kaya asal California yang mengincar aset properti mewah di Florida sebagai lindung nilai terhadap perubahan aturan pajak.

Upaya Menghindari Pajak Kekayaan

Dokumen regulasi menunjukkan bahwa Page secara metodis telah memutus hubungan finansial dan hukum dengan negara bagian California.

Ia dilaporkan telah memindahkan kantor keluarga (family office) serta beberapa entitas investasi dan perusahaan induk keluar dari California untuk didaftarkan kembali di Delaware dengan alamat bisnis baru di Florida.

Langkah ini diambil menyusul adanya usulan pemungutan pajak tahunan sebesar 5% atas aset dunia bagi miliarder yang berdomisili di California.

Jika aturan ini disahkan dan diterapkan secara retrospektif pada 1 Januari 2026, para analis memperkirakan Page bisa kehilangan lebih dari US$ 10 miliar atau setara Rp 168,5 triliun dari total kekayaannya.

Bagi individu dengan kekayaan tingkat tinggi seperti Page, memindahkan domisili sebelum aturan baru berlaku berfungsi sebagai bentuk reformasi pajak mandiri yang sangat efektif.

Page sebelumnya telah berdiskusi dengan kolega mengenai rencana perpindahan ini karena kekhawatiran terhadap beban pajak yang dianggap terlalu memberatkan bagi para pendiri perusahaan teknologi.

Tonton: Rio Tinto Akan Akuisisi Glencore, Berpotensi Ciptakan Raksasa Tambang Terbesar Dunia

Mengadopsi Strategi Jeff Bezos

Pola perpindahan Larry Page ini disebut mencerminkan "cetak biru" yang dibuat oleh Jeff Bezos saat pindah dari Seattle ke Miami pada tahun 2023.

Keduanya memanfaatkan kebijakan Florida yang tidak memungut pajak penghasilan negara bagian serta perlakuan hukum yang lebih ramah terhadap akumulasi kekayaan.

Sebagai perbandingan, Jeff Bezos mengumpulkan kompleks properti di Indian Creek Village, Florida, dengan nilai mencapai US$ 237 juta atau sekitar Rp 3,99 triliun dalam waktu sembilan bulan. Langkah tersebut diperkirakan telah menyelamatkan Bezos dari kewajiban pajak sebesar US$ 1 miliar (setara Rp 16,85 triliun).

Eksodus para miliarder ini semakin memperkuat posisi Miami sebagai pusat kekuatan baru bagi sektor teknologi dan keuangan global.

Meskipun beberapa tokoh seperti CEO Nvidia, Jensen Huang, menyatakan tetap bertahan di California, tren migrasi modal dan talenta eksekutif ke wilayah dengan beban pajak rendah diprediksi akan terus berlanjut.

Selanjutnya: Perjalanan Karier Hasan Aula: Dari Pekerja Pabrik Hingga Jadi Wadirut Erajaya

Menarik Dibaca: 7 Khasiat Konsumsi Seledri untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×