Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Pengusaha kripto asal China, Justin Sun, mencapai kesepakatan senilai US$10 juta untuk menyelesaikan kasus dugaan aktivitas perdagangan ilegal di pasar kripto Amerika Serikat.
Kesepakatan tersebut diumumkan pada Kamis (5/3) dan masih menunggu persetujuan pengadilan. Pembayaran denda akan dilakukan oleh salah satu perusahaan milik Sun.
Kasus kripto ilegal ini justru terjadi di tengah dorongan dari Presiden AS, Donald Trump, yang ingin menjadikan Amerika Serikat sebagai pusat global industri mata uang kripto.
Baca Juga: Daftar Orang Terkaya di Indonesia Awal Maret 2026: Anthoni Salim Tembus 5 Besar
Bermula dari Gugatan pada 2023
U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) pertama kali menggugat Sun pada Maret 2023 bersama sejumlah perusahaannya, yakni Tron Foundation, BitTorrent Foundation, dan Rainberry.
Regulator pasar modal AS itu menuduh mereka menjalankan skema untuk mendistribusikan aset kripto tronix dan bittorrent secara ilegal, secara artifisial meningkatkan volume perdagangan, serta menyembunyikan pembayaran kepada sejumlah selebritas yang mempromosikan aset tersebut.
Dalam dokumen gugatan, Sun yang kini berusia 35 tahun disebut memperoleh sekitar US$31 juta secara ilegal.
Ia dituduh memerintahkan karyawannya melakukan ratusan ribu transaksi tronix antara dua akun yang ia kendalikan.
Aktivitas ini diduga menciptakan kesan seolah-olah terdapat aktivitas perdagangan yang sah di pasar.
Baca Juga: Eks PM Tunisia Youssef Chahed dan 4 Mantan Menteri Divonis 6 Tahun atas Korupsi
Promosi oleh Selebritas Juga Disorot
Selain manipulasi perdagangan, SEC juga menuding Sun membayar sejumlah figur publik untuk mempromosikan token kripto tersebut di media sosial.
Mengutip Reuters, beberapa nama selebritas yang disebut dalam kasus ini antara lain Lindsay Lohan, Akon, Ne-Yo, dan influencer media sosial Jake Paul.
Menurut SEC, publik tidak diberi tahu bahwa para selebritas tersebut menerima bayaran untuk mempromosikan tronix dan bittorrent.
Sun dan perusahaan-perusahaannya tidak mengakui maupun membantah tuduhan yang diajukan oleh SEC.
Hal tersebut disampaikan dalam surat yang dikirim SEC kepada Hakim Distrik AS di Manhattan, Edgardo Ramos.
“Saya dengan senang hati mengonfirmasi bahwa SEC telah mengajukan penghentian seluruh klaim terhadap saya, Tron Foundation, dan BitTorrent Foundation,” tulis Sun dalam pernyataannya di platform X.
Baca Juga: Eks Eksekutif Dell Jadi CFO Thomson Reuters, Soroti Strategi di Era AI
Keterkaitan dengan Token Kripto Milik Trump
Sun juga dikenal sebagai salah satu pembeli paling menonjol dari token kripto World Liberty Financial, sebuah proyek yang sebagian dimiliki oleh Trump.
Elizabeth Warren, yang merupakan Demokrat senior di Komite Perbankan Senat AS, mengkritik keras kesepakatan tersebut.
“SEC seharusnya tidak menjadi pelayan bagi teman-teman miliarder Trump,” ujar Warren dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters.
Baca Juga: Eks Bos Twitter Jack Dorsey Dorong Transformasi AI, Pangkas 4.000 Karyawan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













