Sumber: Standard Chartered Bank,Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Manus Costello resmi ditunjuk sebagai Chief Financial Officer (CFO) permanen Standard Chartered pada Senin, 18 Mei 2026.
Penunjukan tersebut langsung menarik perhatian pasar karena dilakukan menjelang pembaruan strategi bisnis Standard Chartered yang akan diumumkan pekan ini.
Costello menggantikan Diego De Giorgi yang mundur pada Februari lalu setelah hampir tiga tahun menjabat. Sebelumnya, posisi CFO sementara diisi Peter Burrill.
Dalam pengumuman resminya, Standard Chartered menyebut Costello akan langsung menjalankan tugas sebagai interim group CFO sambil menunggu persetujuan regulator.
Ia juga akan masuk ke jajaran direksi perusahaan sebagai executive director.
CEO Standard Chartered, Bill Winters, menilai Costello memiliki kombinasi pengalaman pasar modal dan pemahaman strategi bisnis yang kuat.
“Dia telah memberikan kontribusi penting terhadap positioning strategis grup dan hubungan dengan para pemangku kepentingan,” ujar Winters dalam pernyataan resmi perusahaan, dikutip Reuters.
Baca Juga: Mengenal Profil Kevin Warsh, Orang Kepercayaan Trump di Kursi Pemimpin The Fed
Rekam Jejak Manus Costello
Nama Manus Costello memang belum terlalu lama berada di internal Standard Chartered. Ia baru bergabung pada 2024 sebagai Global Head of Investor Relations.
Meski begitu, pengalamannya di dunia riset saham dan industri keuangan global sudah mencapai lebih dari 25 tahun.
Menurut keterangan perusahaan serta profil LinkedIn pribadinya, Costello pernah menjadi founding partner sekaligus Global Head of Research di Autonomous, firma riset keuangan yang cukup dikenal di sektor perbankan global.
Sebelum itu, ia juga menghabiskan sekitar 10 tahun di Merrill Lynch sebagai analis equity research yang berbasis di London dan New York.
Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Costello untuk memimpin fungsi keuangan Standard Chartered di tengah tantangan ekonomi global dan transformasi bisnis bank.
Baca Juga: Walmart PHK 1.000 Pegawai, CEO John Turner Utamakan Penggunaan AI
Datang di Momen Penting Standard Chartered
Penunjukan Costello terjadi di tengah fase penting Standard Chartered yang tengah menyiapkan arah pertumbuhan baru perusahaan.
Bank yang fokus pada pasar Asia dan Afrika itu sebelumnya menjalani restrukturisasi besar melalui penghematan biaya serta pelepasan sejumlah bisnis non-inti.
Pasar kini menanti strategi lanjutan perusahaan setelah Standard Chartered membukukan kinerja kuartal pertama 2026 yang cukup solid.
Bulan lalu, perusahaan melaporkan laba naik 17% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, ditopang aktivitas penerbitan obligasi di kawasan Teluk.
Namun di sisi lain, bank tersebut juga mencatat beban senilai US$190 juta untuk mengantisipasi potensi kerugian terkait perang Iran.
Dengan pengalaman panjang di sektor riset dan pasar modal, Manus Costello kini diharapkan menjadi salah satu figur penting dalam fase pertumbuhan baru Standard Chartered ke depan.
Baca Juga: CEO Baru BP Siap Restrukturisasi Besar Juni 2026, Rombak Unit Gas dan Energi Hijau
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













