kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   0,00   0,00%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%
SOSOK /

Kekayaan Elon Musk Tambah US$24 Miliar dalam 2 Hari Awal Tahun 2026!


Rabu, 07 Januari 2026 / 08:04 WIB
Kekayaan Elon Musk Tambah US$24 Miliar dalam 2 Hari Awal Tahun 2026!
ILUSTRASI. Kekayaan Elon Musk Tambah US$24 Miliar dalam 2 Hari Awal Tahun 2026! (Dok. Reuters/Reuters)

Sumber: Business Insider | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Hanya dalam dua hari perdagangan pertama di tahun 2026, nilai kekayaan bersih Elon Musk melonjak sebesar US$ 24 miliar atau setara dengan Rp 401,97 triliun (kurs Rp 16.749 per dolar AS).

Melansir data dari Bloomberg Billionaires Index, kenaikan tersebut mengerek kekayaan total Musk menjadi US$ 644 miliar atau sekitar Rp 10.786 triliun. Angka ini memperkokoh posisinya sebagai orang terkaya di dunia, dengan selisih nilai yang sangat jauh dibandingkan para miliarder lainnya di daftar tersebut.

Sebagai perbandingan, kekayaan Musk saat ini tercatat lebih dari dua kali lipat kekayaan pendiri Alphabet, Larry Page, yang menduduki peringkat kedua.

Pada tahun 2025 lalu, Musk juga tercatat sebagai individu dengan penambahan kekayaan terbesar secara global, yakni mencapai US$ 187 miliar (Rp 3.132 triliun).

Baca Juga: 5 Kebiasaan Sepele yang Bisa Hancurkan Kekayaan Anda, Ubah Sekarang!

Faktor Pendorong di Awal Tahun

Meskipun angka pertumbuhan kekayaan ini sangat masif, penyebab pasti di balik lonjakan mendadak pada awal 2026 ini masih memicu tanda tanya di kalangan analis pasar.

Mengutip Business Insider, pergerakan saham Tesla di bursa hanya naik tipis sekitar 0,4%. Kenaikan tersebut secara matematis hanya menambah nilai valuasi kepemilikan saham Musk sekitar US$ 2 miliar (Rp 33,49 triliun).

Kenaikan valuasi SpaceX yang menyentuh angka US$ 800 miliar pada Desember 2025 lalu juga telah diperhitungkan dalam kalkulasi pertumbuhan kekayaan tahun sebelumnya.

Selain itu, belum ada laporan terbaru mengenai kenaikan valuasi pada perusahaan milik Musk lainnya seperti xAI, Neuralink, maupun The Boring Company.

Indikasi kuat menunjukkan bahwa pertumbuhan drastis ini kemungkinan berasal dari penyesuaian metodologi kalkulasi oleh Bloomberg terhadap aset-aset Musk.

Hal ini membuat nilai kekayaan bersihnya terkoreksi ke atas dalam jumlah yang material bagi miliarder lain, namun terlihat seperti variasi angka yang wajar bagi profil kekayaan Musk.

Dominasi Miliarder Teknologi dan Tren AI

Tren pertumbuhan kekayaan para petinggi perusahaan teknologi dunia masih didominasi oleh optimisme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Elon Musk bersama beberapa pendiri raksasa teknologi lainnya menjadi pihak yang paling diuntungkan dari euforia sektor ini.

Hingga penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Musk memimpin daftar perolehan kekayaan tertinggi tahun 2026. Berikut adalah gambaran singkat pertumbuhan kekayaan beberapa miliarder teknologi di awal tahun ini menurut data Bloomberg:

  • Elon Musk: Bertambah US$ 24 miliar (Rp 401,97 triliun).
  • Thomas Peterffy (Pendiri Interactive Brokers): Bertambah sekitar US$ 8 miliar (Rp 133,99 triliun).
  • Larry Page (Alphabet): Bertambah lebih dari US$ 2 miliar (Rp 33,49 triliun).
  • Sergey Brin (Alphabet): Bertambah lebih dari US$ 2 miliar (Rp 33,49 triliun).

Sepanjang tahun 2025, Larry Page dan Sergey Brin masing-masing mencatatkan pertumbuhan kekayaan sebesar US$ 101 miliar dan US$ 92 miliar, menempatkan mereka tepat di bawah posisi Musk dalam hal pertumbuhan nilai aset tercepat dalam satu tahun kalender.

Tonton: PBB: Serangan AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional

Anomali Skala Kekayaan

Fenomena lonjakan kekayaan Musk ini menonjolkan perbedaan skala yang sangat kontras di spektrum kekayaan global. Charlie Munger, mendiang rekan bisnis Warren Buffett, pernah menyatakan bahwa bagian tersulit dari membangun kekayaan adalah mengumpulkan US$ 100.000 pertama dari titik nol.

Namun bagi Elon Musk, pergerakan nilai aset dalam satuan puluhan miliar dolar kini hampir tidak mengubah profil risiko finansialnya secara keseluruhan karena basis kekayaannya yang sudah sangat masif.

Pertumbuhan 4% dalam dua hari menunjukkan betapa besarnya pengaruh setiap pergerakan valuasi perusahaan teknologi di bawah naungannya terhadap total kekayaan bersih pribadi.

Investor global saat ini terus memantau apakah momentum pertumbuhan ini dapat bertahan di tengah volatilitas pasar saham Amerika Serikat dan perkembangan regulasi teknologi di tingkat global.

Fokus utama pasar tetap tertuju pada kinerja Tesla dalam pengiriman unit kendaraan listrik serta progres pengembangan infrastruktur AI di perusahaan-perusahaan Musk lainnya.

Selanjutnya: Cek Update Kode Redeem Universal Tower Defense Januari 2026, Cepat Klaim Sekarang!

Menarik Dibaca: Hari Terakhir Promo Hebat Bakmi GM, Makan Bakmi Kuah Cha Cha + Es Teh Rp 26.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×