kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.047.000   8.000   0,26%
  • USD/IDR 16.901   -69,00   -0,41%
  • IDX 7.390   52,15   0,71%
  • KOMPAS100 1.030   9,56   0,94%
  • LQ45 756   5,89   0,79%
  • ISSI 259   2,08   0,81%
  • IDX30 401   3,19   0,80%
  • IDXHIDIV20 494   1,28   0,26%
  • IDX80 116   1,06   0,92%
  • IDXV30 134   0,93   0,70%
  • IDXQ30 129   0,74   0,58%
SOSOK /

Jay Graber Mundur dari Posisi CEO Bluesky, Toni Schneider Jadi Pimpinan Sementara


Selasa, 10 Maret 2026 / 10:36 WIB
Jay Graber Mundur dari Posisi CEO Bluesky, Toni Schneider Jadi Pimpinan Sementara
ILUSTRASI. Perusahaan asal AS, Bluesky, umumkan transisi kepemimpinan. Jay Graber mundur dari CEO digantikan Toni Schneider sebagai pejabat sementara di tengah pertumbuhan pesat. (REUTERS/Nathan Howard)

Sumber: Reuters | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Platform media sosial yang tengah naik daun, Bluesky, baru saja mengumumkan perubahan besar dalam jajaran kepemimpinannya.

Jay Graber secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO).

Meski tidak lagi memimpin operasional perusahaan secara keseluruhan, Graber tetap bertahan di perusahaan dengan mengemban peran baru sebagai Chief Innovation Officer.

Baca Juga: Skema Kripto Justin Sun Terbongkar: Selebritas Ikut Promosi Ilegal?

Keputusan ini menandai babak baru bagi platform yang sering disebut sebagai pesaing terkuat X (dahulu Twitter) tersebut.

Untuk mengisi kekosongan posisi puncak, Bluesky menunjuk Toni Schneider sebagai Interim CEO atau pejabat sementara.

Schneider bukanlah orang baru di ekosistem teknologi, mengingat rekam jejaknya yang panjang di industri digital global.

Detail Transisi Kepemimpinan di Bluesky

Dilansir dari Reuters pada Selasa (10/3), pengumuman pengunduran diri ini disampaikan langsung oleh Jay Graber melalui unggahan di blog resmi perusahaan.

Graber yang telah memimpin Bluesky sejak tahun 2021, kini akan lebih fokus pada pengembangan produk dan inovasi teknologi lewat peran barunya.

Penggantinya, Toni Schneider, merupakan sosok senior yang memiliki latar belakang mumpuni. Schneider merupakan mantan CEO Automattic, perusahaan di balik WordPress.com, dan merupakan mitra di perusahaan modal ventura True Ventures.

Menariknya, Schneider sudah menjabat sebagai penasihat sekaligus investor bagi Bluesky selama 2 tahun terakhir.

Saat ini, dewan direksi Bluesky dikabarkan telah memulai proses pencarian resmi untuk menemukan CEO permanen yang akan menahkodai perusahaan dalam jangka panjang.

Transisi ini terjadi di saat Bluesky tengah menikmati momentum pertumbuhan basis pengguna yang sangat signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sejarah Singkat dan Pertumbuhan Pesat Bluesky

Bluesky memiliki akar sejarah yang unik di industri media sosial. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai perjalanan platform ini:

  • Inisiasi Awal: Proyek ini dimulai pada tahun 2019 oleh pendiri Twitter, Jack Dorsey. Awalnya, Bluesky dikembangkan sebagai proyek internal di dalam Twitter dengan visi menciptakan standar desentralisasi untuk media sosial.
  • Kemandirian Perusahaan: Pada tahun 2021, Bluesky resmi memisahkan diri menjadi perusahaan independen agar bisa berkembang tanpa ketergantungan penuh pada kebijakan internal Twitter.
  • Lonjakan Pengguna: Saat ini Bluesky telah memiliki lebih dari 40 juta pengguna. Lonjakan drastis terjadi terutama pada November 2024.
  • Migrasi dari X: Peningkatan pengguna dipicu oleh migrasi besar-besaran dari platform X setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat dan adanya perubahan ketentuan layanan pada platform milik Elon Musk tersebut.

Tonton: Harga Minyak Dunia Naik, APBN RI Terancam Jebol? Pemerintah Siapkan Opsi Naikkan BBM Subsidi

Bagi banyak pengguna, Bluesky dianggap sebagai oase baru karena mengusung protokol AT (Authenticated Transfer Protocol).

Teknologi ini memungkinkan pengguna memiliki kontrol lebih besar atas data mereka dan algoritma yang mereka konsumsi, sesuatu yang menjadi titik kritik utama pada platform sosial media konvensional.

Profil Toni Schneider: Pemimpin di Masa Transisi

Penunjukan Toni Schneider sebagai CEO interim dipandang sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas perusahaan.

Sebagai tokoh di balik kesuksesan Automattic, Schneider memiliki pengalaman luas dalam mengelola platform berbasis komunitas dan bersifat terbuka (open source).

Kehadirannya diharapkan dapat menjembatani kebutuhan antara aspek inovasi teknologi yang ditekankan oleh Jay Graber dengan kebutuhan operasional perusahaan yang kian kompleks.

Mengingat jumlah pengguna yang sudah menembus angka 40 juta, tantangan infrastruktur dan moderasi konten menjadi prioritas utama bagi manajemen baru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×