Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Prajogo Pangestu sukses memulai tahun 2026 sebagai orang terkaya di Indonesia. Beberapa nama familiar pun masih terlihat di daftar teratas.
Mengacu data Forbes per 2 Januari 2026, kekayaan Prajogo Pangestu saat ini ada di angka US$39 miliar atau sekitar Rp643,5 triliun.
Barito Pasific Group dan Chandra Asri jelas menjadi sumber utama kekayaan Prajogo. Bermain di sektor Energi, petrokimia, dan sumber daya alam lainnya masih efektif untuk membuatnya menjadi orang terkaya di Indonesia.
Di bawah Prajogo masih ada Low Tuck Kwong. Kekayaan bos Bayan Resources ini sekarang ada di angka US$22,3 miliar atau sekitar Rp367,9 triliun.
Sama seperti Prajogo, Low juga mencapai kekayaan itu dengan bermain di sektor sumber daya alam, khususnya batu bara.
Baca Juga: Kekayaan Top 3 Miliarder Malaysia Naik Tajam di 2025, Ini Rahasianya
Selanjutnya ada Hartono Bersaudara, Robert dan Michael. Masing-masing ditaksir memiliki kekayaan Rp356,4 triliun dan Rp343,2 triliun. BCA dan Djarum Group jelas menjadi sumber utama kekayaannya.
Di peringkat kelima, masih ada Tahir dan keluarga. Pengendali Mayapada Group ini ditaksir memiliki kekayaan mencapai Rp178,2 triliun. Namanya mulai konsisten ada di lima besar sejak bulan Desember 2025.
Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah daftar 10 orang terkaya di Indonesia saat ini:
Baca Juga: 10 Orang Terkaya Dunia Akhir 2025, Elon Musk Melesat Jauh di Puncak
10 Orang Terkaya di Indonesia (Forbes, Januari 2026)
| No | Nama | Kekayaan (US$) | Kekayaan (Rp) | Industri (Perusahaan Utama) |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Prajogo Pangestu | US$39 miliar | Rp643,5 triliun | Energi, petrokimia & sumber daya alam (Barito Pacific Group, Chandra Asri) |
| 2 | Low Tuck Kwong | US$22,3 miliar | Rp367,95 triliun | Pertambangan batu bara (Bayan Resources) |
| 3 | R. Budi Hartono | US$21,6 miliar | Rp356,4 triliun | Perbankan & konsumer (BCA, Djarum Group) |
| 4 | Michael Hartono | US$20,8 miliar | Rp343,2 triliun | Perbankan & konsumer (BCA, Djarum Group) |
| 5 | Dato’ Sri Tahir & keluarga | US$10,8 miliar | Rp178,2 triliun | Konglomerasi & keuangan (Mayapada Group) |
| 6 | Haryanto Tjiptohardjo | US$8,9 miliar | Rp146,85 triliun | Manufaktur bahan bangunan & properti industri (Impack Pratama Industri) |
| 7 | Otto Toto Sugiri | US$8,7 miliar | Rp143,55 triliun | Teknologi pusat data (DCI Indonesia) |
| 8 | Sri Prakash Lohia | US$8 miliar | Rp132 triliun | Petrokimia & tekstil (Indorama Corporation) |
| 9 | Marina Budiman | US$6,2 miliar | Rp102,3 triliun | Teknologi pusat data (DCI Indonesia) |
| 10 | Hermanto Tanoko | US$5,6 miliar | Rp92,4 triliun | Manufaktur cat & barang konsumsi (Tancorp, Avia Avian) |
*Nilai kekayaan mengacu kurs Dollar AS ke Rupiah pada Jumat, 2 Januari 2026.
Baca Juga: Daftar 20 Orang Terkaya di Indonesia Akhir Desember 2025
Selanjutnya: Perdagangan Awal Tahun, IHSG Menanjak 0,3% (2/1)
Menarik Dibaca: Perdagangan Awal Tahun, IHSG Menanjak 0,3% (2/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













