Sumber: Billboard,Forbes | Editor: Tiyas Septiana
KONTAN.CO.ID - Penyanyi ikonik asal Amerika Serikat, Beyoncé Knowles Carter, secara resmi dinobatkan sebagai miliarder baru.
Berdasarkan laporan terbaru dari Forbes, pelantun lagu "Texas Hold 'Em" ini kini memiliki estimasi kekayaan bersih mencapai angka 10 digit.
Pencapaian ini menempatkan sosok yang akrab disapa Queen Bey tersebut ke dalam jajaran elit musisi dunia yang berhasil membangun imperium bisnis bernilai fantastis.
Baca Juga: Imigran Austria Jadi Aktor Terkaya Dunia: Kisah Unik Arnold Schwarzenegger
Rekor Baru di Industri Musik Dunia
Menurut laporan Forbes yang dirilis pada akhir Desember 2025 lalu, Beyoncé kini menyandang status miliarder setelah melalui periode tahun 2025 yang sangat produktif.
Jika dikonversi ke dalam mata uang rupiah menggunakan kurs hari ini sebesar Rp 16.782 per dolar AS, nilai kekayaan minimal US$ 1 miliar milik Beyoncé setara dengan Rp 16,78 triliun.
Pencapaian ini tidak datang secara instan. Melansir dari Billboard, lonjakan kekayaan Beyoncé didorong oleh kesuksesan luar biasa dari tur dunia terbarunya.
Tur bertajuk Cowboy Carter World Tour tercatat meraup pendapatan kotor sebesar US$ 407,6 juta hanya dari penjualan 1,6 juta tiket selama periode musim panas lalu.
Menariknya, tur tersebut mencatatkan rekor sebagai tur genre country dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah Billboard Boxscore.
Hebatnya lagi, angka pendapatan lebih dari US$ 400 juta tersebut diraih hanya dalam 32 jadwal pertunjukan, menjadikannya tur tersingkat yang mampu menembus angka tersebut.
Sumber Pendapatan Utama: Musik dan Bisnis Strategis
Kekayaan Beyoncé tidak hanya berasal dari satu pintu. Forbes mencatat ada beberapa pilar utama yang menyokong valuasi kekayaannya saat ini:
- Katalog Musik dan Hak Cipta: Sebagian besar kekayaan pribadinya berasal dari kepemilikan penuh atas hak cipta katalog musiknya yang sangat berharga.
- Tur Konser Global: Selain Cowboy Carter Tour tahun 2025, Renaissance World Tour pada tahun 2023 juga menjadi penyumbang signifikan. Sebagai catatan, kekayaannya melonjak dari US$ 500 juta menjadi US$ 800 juta hanya dalam satu tahun berkat tur tersebut.
- Lini Bisnis Produk Kecantikan: Beyoncé merambah industri perawatan rambut melalui merek Cécred yang mendapatkan sambutan positif di pasar global.
- Industri Minuman Keras: Ekspansi bisnis ke sektor minuman beralkohol premium melalui merek SirDavis Whisky turut memperkuat portofolio investasinya.
- Manajemen Internal: Melalui perusahaan Parkwood Entertainment yang didirikan pada tahun 2010, Beyoncé mengelola manajemen, produksi musik, hingga media visual secara mandiri (in-house). Langkah strategis ini memungkinkan dirinya mengantongi persentase laba yang jauh lebih besar dibandingkan artis yang bergantung pada pihak ketiga.
Tonton: Mulai 10 Februari, Tiket Pesawat Ekonomi Bebas PPN Selama Mudik 2026
Menjadi Bagian dari Lima Musisi Terkaya
Dengan status barunya ini, Beyoncé kini bergabung dengan kelompok eksklusif musisi yang memiliki kekayaan di atas US$ 1 miliar. Ia menjadi musisi kelima yang mencapai level ini, bersanding dengan nama-nama besar lainnya seperti:
- Jay-Z: Suami Beyoncé yang juga merupakan rapper dan pengusaha sukses.
- Taylor Swift: Musisi yang kekayaannya melonjak drastis berkat The Eras Tour.
- Rihanna: Diva pop yang membangun kekayaan utama melalui lini kosmetik Fenty Beauty.
- Bruce Springsteen: Legenda rock yang menjual katalog musiknya dengan nilai fantastis.
Meski ada publikasi lain yang memasukkan nama seperti Paul McCartney atau Selena Gomez ke dalam daftar miliarder dengan kriteria berbeda, Forbes tetap menggunakan standar aset likuid dan nilai bisnis yang ketat dalam menentukan peringkat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













