Sumber: Business Insider | Editor: Tiyas Septiana
KONTAN.CO.ID - Langkah strategis dalam pengelolaan aset dilakukan oleh dua tokoh besar di balik Google, Sergey Brin dan Larry Page.
Keduanya dilaporkan telah memindahkan entitas bisnis yang terkait dengan keluarnya mereka dari negara bagian California, Amerika Serikat, tepat sebelum pergantian tahun 2026.
Entitas bernama T-Rex LLC, yang dibentuk sejak tahun 2006, secara resmi dikonversi menjadi T-Rex Holdings yang berbasis di Delaware pada 24 Desember 2025. Perubahan ini terungkap melalui dokumen pengarsipan di California yang ditinjau oleh Business Insider.
Selama hampir dua dekade, dokumen resmi mencantumkan Brin dan Page sebagai manajer dari LLC tersebut dengan alamat di Palo Alto.
Baca Juga: Rahasia Munger: Sukses Finansial Bukan Soal Jenius, Tapi Trik Ini
Namun, dalam berkas konversi terbaru, T-Rex Holdings kini mencantumkan alamat di Reno, Nevada, sebagai kantor pusatnya, meski Brin dan Page tetap menjabat sebagai manajer.
Menghindari Potensi Pajak Kekayaan 5%
Keputusan pemindahan aset ini dilakukan di tengah bayang-bayang kebijakan fiskal baru di California. Pemerintah negara bagian tersebut sedang mempertimbangkan usulan pajak kekayaan satu kali sebesar 5% bagi penduduk yang memiliki aset di atas US$ 1 miliar.
Berdasarkan kurs hari ini sebesar Rp16.842 per US$, nilai ambang batas aset tersebut setara dengan Rp16,84 triliun.
Melansir laporan Business Insider, usulan pajak ini merupakan upaya California untuk mengatasi proyeksi defisit anggaran negara bagian yang mencapai miliaran Dolar AS.
Jika ukuran surat suara tersebut disetujui pada November mendatang, kebijakan ini akan berlaku surut bagi mereka yang masih tercatat sebagai penduduk California pada 1 Januari 2026.
Hal inilah yang mendorong para miliarder untuk melakukan langkah antisipasi sebelum tenggat waktu berakhir.
Daftar Langkah Pengalihan Aset Larry Page
Larry Page tampak lebih agresif dalam memutus hubungan administratifnya dengan California. Berikut adalah beberapa langkah yang dilakukan Page pada penghujung tahun 2025:
- Konversi Family Office: Mengalihkan status hukum kantor keluarganya dari California ke Delaware pada akhir Desember.
- Inkorporasi Riset: Mendaftarkan entitas baru di Delaware untuk mendanai penelitian influenza.
- Bisnis Futuristik: Mengalihkan kendaraan investasi yang digunakan untuk proyek mobil terbang ke yurisdiksi Delaware.
Di sisi lain, Sergey Brin masih memiliki keterkaitan dengan beberapa entitas di California, termasuk Sergey Brin Family Foundation dan kantor keluarganya, Bayshore Global Management.
Sejauh ini, belum ada data yang menunjukkan entitas-entitas tersebut menyusul langkah T-Rex Holdings keluar dari California.
Tonton: Harga Beras Dunia Tertekan 2026! India, Thailand & Vietnam Berebut Pasar, Petani Terjepit?
Dampak Terhadap Aliran Modal
Sebagai orang terkaya kedua dan keempat di dunia versi Bloomberg Billionaires Index, dengan kekayaan masing-masing melebihi US$ 250 miliar atau setara Rp4.210 triliun, langkah Brin dan Page ini memberikan sinyal kuat bagi pasar modal dan kebijakan fiskal global.
Sikap para miliarder ini sejalan dengan peringatan yang disampaikan oleh pengacara selebriti, Alex Spiro, dalam suratnya kepada Gubernur California, Gavin Newsom.
Dikutip dari Business Insider, Spiro menyatakan bahwa pajak ini akan memicu eksodus modal dan inovasi besar-besaran dari California. Klien-klien besar telah menyatakan dengan jelas bahwa mereka akan pindah secara permanen jika pajak tersebut diterapkan.
Hingga saat ini, T-Rex Holdings dideskripsikan sebagai "perusahaan manajemen", sebuah istilah yang lazim digunakan oleh eksekutif papan atas untuk mengelola investasi secara fleksibel dengan pengungkapan publik yang minimal. Nama T-Rex sendiri diduga merujuk pada patung perunggu Stan, sang T-rex yang berada di kantor pusat Google di Mountain View.
Keputusan para pendiri Google ini menjadi potret nyata bagaimana kebijakan pajak dapat mempengaruhi keputusan domisili hukum bagi pemilik modal besar, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan defisit anggaran pemerintah daerah.
Selanjutnya: Proyek DME Bukit Asam (PTBA) Hidup Lagi: Strategi Substitusi LPG yang Bisa Diwaspadai
Menarik Dibaca: Panduan Lengkap: 7 Bentuk Payudara dan Jenis Bra Idealnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












