kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.868   22,00   0,13%
  • IDX 8.970   32,95   0,37%
  • KOMPAS100 1.238   8,86   0,72%
  • LQ45 873   5,46   0,63%
  • ISSI 326   2,03   0,63%
  • IDX30 443   3,05   0,69%
  • IDXHIDIV20 521   4,24   0,82%
  • IDX80 138   1,06   0,78%
  • IDXV30 145   1,40   0,98%
  • IDXQ30 141   1,00   0,71%
SOSOK /

Rahasia Munger: Sukses Finansial Bukan Soal Jenius, Tapi Trik Ini


Minggu, 11 Januari 2026 / 06:45 WIB
Rahasia Munger: Sukses Finansial Bukan Soal Jenius, Tapi Trik Ini
ILUSTRASI. Rahasia Munger: Sukses Finansial Bukan Soal Jenius, Tapi Trik Ini. (REUTERS/SCOTT MORGAN)

Sumber: Yahoo Finance | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Keberhasilan finansial luar biasa seringkali dianggap sebagai hasil dari kecerdasan di atas rata-rata atau kemampuan analisis yang sangat kompleks.

Namun, mendiang Charlie Munger, sosok yang selama puluhan tahun menjadi tangan kanan Warren Buffett di Berkshire Hathaway Inc., memiliki pandangan yang jauh lebih membumi mengenai pencapaiannya tersebut.

Dalam sebuah sesi wawancara di Redlands Forum, California, yang disponsori oleh perusahaan perangkat lunak Esri bersama University of Redlands, Munger membagikan perspektif menarik mengenai perjalanannya.

Baca Juga: Tiga Miliarder Filipina Kehilangan US$9,8 M, Ini Pemicu Utamanya

Ia menegaskan bahwa kesuksesan finansial yang ia raih bukanlah buah dari kemampuan ekstrem atau status sebagai seorang jenius.

"Penyebab kesuksesan finansial itu bukanlah kemampuan yang ekstrem," ujar Munger sebagaimana dikutip dari Yahoo Finance.

Ia mengakui memiliki pikiran yang baik, namun jauh dari kategori anak ajaib atau prodigy. Meskipun demikian, hasil yang ia peroleh dalam hidup diakuinya sangat luar biasa. Menurutnya, hal itu berasal dari beberapa trik dasar yang ia pelajari di awal kehidupannya.

Filosofi Investasi dan Kemandirian Berpikir

Munger dikenal karena perannya dalam membentuk strategi Berkshire Hathaway, yang membawa perusahaan tersebut menguasai portofolio besar di berbagai sektor.

Portofolio ini mencakup kepemilikan saham di raksasa teknologi seperti Meta Platforms Inc. (META), Alphabet Inc. (GOOG), hingga Amazon.com Inc. (AMZN).

Sebagai informasi, pergerakan saham perusahaan-perusahaan tersebut terus menjadi perhatian investor global. Berdasarkan data pasar terbaru, saham Meta mencatatkan kenaikan 1,08%, disusul Alphabet sebesar 0,96%, dan Amazon sebesar 0,44%.

Nilai kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan tersebut mencerminkan kekuatan ekonomi digital yang masif bagi para pemegang sahamnya.

Salah satu "trik" yang sering ditekankan oleh Munger dalam berbagai kesempatan adalah pentingnya memiliki kerangka berpikir yang disiplin.

Ia tidak hanya mengandalkan satu model disiplin ilmu, tetapi menggabungkan berbagai prinsip dari ekonomi, psikologi, dan matematika untuk menilai sebuah peluang investasi secara objektif.

Kunci Kesuksesan ala Charlie Munger

Munger meyakini bahwa penguasaan terhadap beberapa konsep fundamental jauh lebih berharga daripada mencoba menguasai hal-hal yang terlalu rumit. Beberapa poin kunci yang menjadi dasar pola pikirnya meliputi:

  • Menghindari Kesalahan Fatal: Munger lebih fokus pada upaya untuk tidak menjadi bodoh daripada mencoba menjadi sangat cerdas. Ia percaya bahwa konsistensi dalam menghindari kesalahan besar adalah kunci pertumbuhan kekayaan jangka panjang.
  • Sikap Disiplin dan Sabar: Menunggu kesempatan yang tepat dan bertindak agresif saat peluang itu muncul adalah strategi yang ia terapkan bersama Buffett.
  • Prinsip Pembalikan (Inversion): Alih-alih memikirkan cara untuk sukses, ia sering memikirkan apa yang menyebabkan kegagalan dan kemudian menghindarinya secara aktif.
  • Pembelajaran Seumur Hidup: Munger dikenal sebagai individu yang tidak pernah berhenti membaca dan menyerap informasi baru untuk mengasah ketajaman analisisnya.

Tonton: Harga Beras Dunia Tertekan 2026! India, Thailand & Vietnam Berebut Pasar, Petani Terjepit?

Relevansi Strategi di Era Modern

Meskipun Munger telah tiada, prinsip-prinsipnya tetap relevan, terutama di tengah volatilitas pasar saham saat ini.

Strategi pemilihan saham yang selektif pada perusahaan dengan fundamental kuat, seperti yang dilakukan Berkshire Hathaway terhadap saham-saham kelas A mereka (BRK.A), menjadi contoh nyata bagaimana trik sederhana jika diterapkan secara konsisten dapat menghasilkan nilai yang besar.

Munger menekankan bahwa banyak orang terlalu merumitkan proses investasi. Baginya, memahami batasan kompetensi diri sendiri adalah bagian dari trik yang ia maksud.

Dengan mengetahui apa yang tidak diketahui, seorang investor dapat terhindar dari risiko yang tidak perlu dan tetap berada pada jalur pertumbuhan yang stabil.

Keberhasilan Munger dalam mengelola aset bernilai miliaran US$ membuktikan bahwa kedisiplinan pada prinsip dasar seringkali lebih unggul daripada mengejar tren sesaat.

Bagi para pelaku pasar, pendekatan Munger memberikan pelajaran berharga bahwa akumulasi kekayaan adalah maraton yang membutuhkan ketenangan, bukan sekadar kecepatan dalam bereaksi terhadap sentimen pasar harian.

Selanjutnya: Promo Es Krim di Alfagift Januari 2026, Wall's Limited Editon Rp 20.000

Menarik Dibaca: Kecil tapi Dahsyat, Ini 7 Manfaat Goji Berry yang Jaga Imun dan Gula Darah Stabil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×