Sumber: Reuters | Editor: Tiyas Septiana
KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengadakan pertemuan kedua dengan Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas isu-isu utama mengenai perumahan dan penahanan mahasiswa oleh otoritas imigrasi federal (ICE).
Meskipun Trump merupakan seorang Republikan dan Mamdani seorang Demokrat dengan pandangan dunia yang berbeda, interaksi keduanya berlangsung produktif.
Baca Juga: Skandal Korupsi Proyek Rp3,96 Triliun, PM Albania Edi Rama Copot Belinda Balluku
Masalah keterjangkauan biaya hidup dan harga rumah menjadi poin penting karena isu ini merupakan pusat kemenangan Mamdani dalam pemilihan wali kota dan juga menjadi janji Trump menjelang pemilihan paruh waktu 2026.
Detail Pertemuan: Antara Hunian dan Penahanan Mahasiswa
Melansir laporan dari Reuters, Zohran Mamdani menyampaikan lewat unggahan di media sosial bahwa dirinya menantikan pembangunan lebih banyak perumahan di New York City.
Trump, yang merupakan mantan pengembang real estat, menyambut positif fokus Mamdani tersebut. Saat ini, harga rumah di Amerika Serikat tetap jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu, sementara pasokan rumah masih kurang untuk memenuhi permintaan.
Selain masalah hunian, Mamdani mengangkat kekhawatiran mengenai penahanan Elmina Aghayeva, seorang mahasiswa Columbia University asal Azerbaijan oleh pihak ICE pada hari Kamis.
Trump kemudian memberi tahu Mamdani bahwa mahasiswa tersebut akan segera dibebaskan. Departemen Keamanan Dalam Negeri federal kemudian menyatakan telah membebaskan Aghayeva namun tetap memulai proses deportasi terhadapnya.
Mamdani juga menyerahkan daftar nama empat mahasiswa pro-Palestina kepada pihak Gedung Putih dan meminta bantuan untuk membatalkan upaya deportasi mereka.
Nama-nama tersebut adalah Mahmoud Khalil, Yunseo Chung, Mohsen Mahdawi, dan Leqaa Kordia.
Dari daftar tersebut, Kordia dilaporkan masih ditahan oleh ICE dan sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kejang.
Tonton: Produk AS Masuk RI? BPOM Pastikan Tetap Harus Kantongi Izin Edar
Poin Utama Diskusi Trump-Mamdani di Gedung Putih
Berdasarkan data yang dilansir dari laporan Reuters, berikut adalah poin-poin yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut:
- Pembangunan Hunian: Rencana untuk membangun lebih banyak perumahan di New York City guna mengatasi masalah harga yang sulit dijangkau keluarga.
- Kasus Penahanan ICE: Pembahasan mengenai pembebasan segera mahasiswa Columbia University, Elmina Aghayeva, yang ditahan otoritas imigrasi.
- Daftar Deportasi: Permintaan Mamdani agar pemerintah membatalkan upaya deportasi terhadap empat mahasiswa pro-Palestina.
- Ketersediaan Pasokan: Pembahasan mengenai suku bunga KPR yang tetap tinggi serta kekurangan pasokan perumahan nasional yang menghambat kepemilikan rumah.
Kritik juga muncul dari kalangan ekonom yang menyebut kebijakan perdagangan dan imigrasi Trump telah menaikkan harga bahan bangunan serta peralatan, yang mempersulit pengembang untuk mempercepat pembangunan perumahan. Mamdani sendiri secara konsisten mengkritik tindakan keras Trump terhadap imigrasi dan kebijakan presiden terkait perang Israel di Gaza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













