Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Presiden Palang Merah Internasional atau International Committee of the Red Cross (ICRC), Mirjana Spoljaric, melontarkan peringatan tegas kepada negara-negara di dunia agar tidak mengabaikan hukum perang.
Dalam pernyataannya pada Senin (6/4), Spoljaric menekankan bahwa situasi global saat ini menunjukkan kecenderungan berbahaya.
“Negara-negara harus menghormati dan memastikan penghormatan terhadap aturan perang, baik dalam apa yang mereka katakan maupun lakukan,” tegasnya, seperti dikutip Reuters.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia tidak boleh terjebak dalam budaya politik yang lebih mengutamakan kematian dibandingkan kehidupan.
Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Dunia April 2026: Elon Musk Memimpin dengan Rp13.700 Triliun
Kritik Ancaman Donald Trump
Pernyataan ICRC ini muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meningkatkan tekanan terhadap Iran melalui ancaman keras.
Trump sebelumnya menyatakan akan “menghujani neraka” ke Teheran jika tuntutan Washington tidak dipenuhi.
Bahkan, dalam ultimatum terbarunya, ia mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran apabila kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat waktu yang ditetapkan.
Kesepakatan tersebut berkaitan dengan pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu rute vital dalam jalur perdagangan energi global.
Baca Juga: Paus Leo Akhirnya Serang Trump, Vatikan Ambil Sikap Tegas
Dalam pernyataan yang sama, Spoljaric menyoroti meningkatnya ancaman terhadap infrastruktur sipil penting, termasuk fasilitas nuklir.
Ia menegaskan bahwa ancaman, baik dalam bentuk kata-kata maupun tindakan, tidak boleh menjadi normal baru dalam peperangan modern.
“Ancaman terhadap infrastruktur sipil esensial dan fasilitas nuklir tidak boleh dianggap sebagai hal biasa,” ujarnya.
ICRC memang tidak secara langsung menyebut negara tertentu, namun pernyataan tersebut merujuk pada eskalasi konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah.
Baca Juga: CEO Freeport LNG Michael Smith: Perang Iran Bisa Gagalkan Proyek Gas Baru di AS
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













