kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.891   21,00   0,12%
  • IDX 8.885   -0,10   0,00%
  • KOMPAS100 1.232   5,72   0,47%
  • LQ45 874   7,20   0,83%
  • ISSI 324   0,25   0,08%
  • IDX30 446   5,56   1,26%
  • IDXHIDIV20 530   9,50   1,83%
  • IDX80 137   0,76   0,56%
  • IDXV30 146   2,23   1,55%
  • IDXQ30 143   1,91   1,35%
SOSOK /

Nasib Jimmy Lai di Ujung Tanduk, Vonis Seumur Hidup Menghantui


Selasa, 13 Januari 2026 / 10:50 WIB
Nasib Jimmy Lai di Ujung Tanduk, Vonis Seumur Hidup Menghantui
ILUSTRASI. Nasib Jimmy Lai di Ujung Tanduk, Vonis Seumur Hidup Menghantui. (REUTERS/Tyrone Siu)

Sumber: South China Morning Post | Editor: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID -  Drama hukum yang menjerat taipan media Hong Kong, Jimmy Lai Chee-ying, kini memasuki babak krusial.

Tokoh utama di balik surat kabar Apple Daily yang telah ditutup tersebut kembali hadir di Pengadilan West Kowloon untuk mendengarkan argumen mitigasi dari tim hukum pembela dalam kasus keamanan nasional yang sangat menyita perhatian dunia investasi dan politik global.

Pria berusia 78 tahun ini merupakan sosok paling berpengaruh yang sejauh ini dinyatakan bersalah berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional yang diberlakukan Beijing pada Juni 2020.

Baca Juga: Michael Bloomberg Bongkar Rahasia Sukses: Jangan Kejar Gaji di Usia Muda

Putusan ini menjadi sentimen yang dipantau ketat oleh pelaku pasar internasional karena dianggap sebagai indikator perubahan iklim kebebasan berpendapat dan kepastian hukum di Hong Kong sebagai pusat finansial Asia.

Rincian Dakwaan dan Temuan Hakim

Bulan lalu, majelis hakim secara resmi menyatakan Jimmy Lai bersalah atas tiga dakwaan serius. Mengutip laporan dari South China Morning Post (SCMP), dakwaan tersebut mencakup dua poin konspirasi untuk berkolusi dengan kekuatan asing dan satu poin konspirasi untuk mencetak artikel yang bersifat menghasut (sedisi).

Majelis hakim yang ditunjuk langsung oleh Kepala Eksekutif Hong Kong menilai bahwa Lai tetap aktif menggunakan media miliknya untuk memicu intervensi asing. Berikut adalah poin-poin utama temuan dalam persidangan:

  • Penyalahgunaan Media: Menggunakan Apple Daily sebagai platform untuk memicu sanksi asing terhadap pemerintah daerah dan pusat.
  • Koneksi Politik: Memanfaatkan hubungan politik internasional untuk melakukan kolusi setelah tindakan tersebut dinyatakan sebagai tindak pidana.
  • Keterlibatan Korporasi: Perusahaan yang menaungi operasional cetak dan digital, yakni Apple Daily Ltd, Apple Daily Printing Ltd, dan AD Internet Ltd, juga dinyatakan bersalah atas pelanggaran serupa.

Potensi Hukuman Maksimal

Status Jimmy Lai dalam kasus ini sangat menentukan beratnya hukuman yang akan diterima.

Jika hakim menyimpulkan bahwa pengusaha yang kini menjadi aktivis tersebut bertindak sebagai "pelaku utama" dalam konspirasi kolusi, maka konsekuensi hukumannya tidaklah ringan.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari SCMP, Jimmy Lai menghadapi ancaman hukuman penjara minimal 10 tahun.

Namun, mengingat skala keterlibatannya, hakim memiliki wewenang untuk menjatuhkan hukuman maksimal hingga penjara seumur hidup.

Hal ini menambah daftar panjang tekanan hukum bagi Lai yang telah berada dalam tahanan sejak Desember 2020.

Tonton: Banyak Oknum Pajak Korupsi, Ini Saran Pembenahan dari Pengamat

Jadwal Selesainya Masa Tahanan Kasus Lain

Di sisi lain, jaksa penuntut memberikan informasi tambahan mengenai masa penahanan Lai untuk kasus-kasus kriminal lainnya yang tidak terkait dengan keamanan nasional.

Sebagaimana dikutip dari keterangan jaksa di pengadilan, Lai kemungkinan akan menyelesaikan hukuman untuk empat kasus kriminal lainnya pada tanggal 11 Juni mendatang.

Estimasi ini telah memperhitungkan diskon hukuman sebesar sepertiga yang diberikan kepada terdakwa atas pengakuan bersalah (guilty plea) dalam kasus-kasus tersebut.

Meskipun masa tahanan untuk kasus lain akan segera berakhir, hasil dari persidangan keamanan nasional saat ini tetap menjadi penentu utama apakah Lai bisa menghirup udara bebas atau tidak.

Daftar Terdakwa Lain dalam Persidangan

Selain Jimmy Lai, terdapat delapan terdakwa lainnya yang turut hadir dalam persidangan di West Kowloon. Mereka adalah bagian dari ekosistem operasional media yang pernah mendominasi pasar bacaan di Hong Kong:

  • Enam Mantan Eksekutif Senior: Para petinggi Apple Daily yang terlibat dalam kebijakan editorial dan manajemen perusahaan.
  • Dua Pelobi Muda: Keduanya telah mengaku bersalah atas satu tuduhan konspirasi kolusi dengan kekuatan asing sebelum persidangan utama dimulai.

Proses hukum ini diperkirakan masih akan memakan waktu karena majelis hakim harus mempertimbangkan argumen mitigasi dari pihak pembela sebelum menjatuhkan vonis akhir. Bagi komunitas bisnis dan investor, hasil sidang ini akan terus menjadi parameter penting dalam menilai stabilitas jangka panjang di wilayah administratif khusus tersebut.

Selanjutnya: Peluang Bisnis Global: Kadin Bidik AS-China di ABAC Februari 2026

Menarik Dibaca: 5 Beasiswa Luar Negeri Tanpa IELTS, Yuk Kuliah Gratis di Jerman hingga Korea

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

×