Sumber: TechCrunch,TechCrunch,TechCrunch | Editor: Tiyas Septiana
KONTAN.CO.ID - Ekosistem startup global kembali mencatatkan gebrakan yang datang dari lingkungan akademisi.
Dua mahasiswa Universitas Stanford resmi mengumumkan perolehan dana sebesar US$ 2 juta atau setara dengan Rp 33,54 miliar (kurs Rp 16.773 per Dolar AS) untuk meluncurkan program akselerator bernama Breakthrough Ventures.
Inisiatif ini dirancang khusus untuk memberikan pendanaan serta pendampingan bagi bisnis yang didirikan oleh mahasiswa maupun lulusan baru di seluruh Amerika Serikat.
Langkah ini mempertegas tren kepercayaan investor terhadap potensi kewirausahaan generasi muda, terutama dalam sektor teknologi yang sedang berkembang pesat.
Baca Juga: Kwek Leng Beng Raup Cuan: Proyek Mewah CDL di CBD Singapura Laris Manis
Transformasi dari Demo Day Menjadi Kemitraan Strategis
Program ini diinisiasi oleh Roman Scott dan Itbaan Nafi. Keduanya mulai membangun fondasi akselerator ini setelah sukses menyelenggarakan rangkaian Demo Day populer di Stanford sejak tahun 2024.
Melihat keberhasilan para peserta dalam mengembangkan bisnis mereka, kedua pendiri memutuskan untuk memperluas skala program tersebut secara nasional.
Melansir TechCrunch, Itbaan Nafi menyatakan bahwa penggalangan dana ini mengubah posisi Breakthrough dari sekadar akselerator musiman menjadi kemitraan seumur hidup bagi para pendiri startup.
Nafi sendiri saat ini masih berstatus sebagai kandidat magister di Stanford, sementara Scott merupakan lulusan sarjana tahun 2024 yang melanjutkan studi magister di institusi yang sama.
Akselerator ini memfokuskan dukungan pada perusahaan rintisan yang bergerak di sektor strategis, meliputi:
- Kecerdasan Buatan (AI)
- Kesehatan (Health Tech)
- Produk Konsumen
- Deep Tech
- Keberlanjutan (Sustainability)
Dukungan Pemodal Ventura Global dan Jaringan Alumni
Keberhasilan Breakthrough Ventures mengumpulkan dana US$ 2 juta tidak lepas dari dukungan para pemain besar di industri modal ventura.
Pendanaan ini disokong oleh perusahaan ternama seperti Mayfield dan Collide Capital, serta sejumlah alumni Stanford yang telah sukses membangun startup.
Dikutip dari TechCrunch, Roman Scott menekankan bahwa keunikan akselerator ini terletak pada pendekatannya yang dibangun oleh mahasiswa untuk mahasiswa.
Scott menilai terdapat kesenjangan pendanaan yang nyata di banyak ekosistem universitas karena mahasiswa secara historis sulit mengakses modal dan jaringan yang diperlukan untuk meluncurkan ambisi kewirausahaan mereka.
Tonton: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,07%
Meski program serupa telah ada di beberapa kampus elit seperti Free Ventures di UC Berkeley atau Sandbox Innovation Fund di MIT, Breakthrough Ventures berambisi menjadi wadah yang lebih inklusif bagi mahasiswa dari berbagai universitas di Amerika Serikat.
Struktur Program dan Insentif bagi Startup Generasi Z
Breakthrough Ventures akan beroperasi dengan model hibrida. Para peserta akan mengikuti pertemuan tatap muka di beberapa kantor modal ventura terkemuka dan mengakhiri program dengan Demo Day besar yang diselenggarakan di Stanford.
Peserta yang berhasil masuk ke dalam program ini akan mendapatkan berbagai fasilitas strategis untuk menunjang pertumbuhan bisnis, antara lain:
- Dana Hibah: Akses pendanaan hibah hingga US$ 10.000 (sekitar Rp 167,73 juta).
- Kredit Komputasi: Dukungan infrastruktur teknologi melalui Microsoft dan program Nvidia Inception.
- Dukungan Operasional: Bantuan hukum, bimbingan mentor, dan akses ke jaringan investor.
- Investasi Lanjutan: Peluang mendapatkan investasi lanjutan sebesar US$ 50.000 atau sekitar Rp 838,65 juta pada akhir program.
Pihak pengelola dana menargetkan untuk menyalurkan seluruh modal tersebut dalam jangka waktu tiga tahun. Target ambisius mereka adalah menginkubasi sedikitnya 100 perusahaan baru selama periode tersebut. Nafi berharap inisiatif ini dapat membantu kaum muda mendapatkan stabilitas ekonomi bagi diri mereka sendiri dan keluarganya melalui jalur inovasi.
Selanjutnya: Panduan Cara Pembayaran QRIS saat Checkout di Shopee Terbaru
Menarik Dibaca: Promo Alfamidi Ngartis 1-15 Februari 2026, Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













