Sumber: Bernama,AFP,Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, dipastikan tidak akan menjalani operasi setelah mengalami patah tulang pinggul kanan akibat terjatuh di rumahnya.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh putra Mahathir, Mukhriz Mahathir, pada Rabu (7/1), melalui sebuah video yang dibagikan di grup WhatsApp partai politiknya.
Dilansir dari Channel News Asia, pertimbangan utama keputusan ini adalah usia Mahathir yang telah mencapai 100 tahun, sehingga tindakan bedah dinilai bukan opsi terbaik oleh tim dokter.
Baca Juga: Kekayaan Top 3 Miliarder Malaysia Naik Tajam di 2025, Ini Rahasianya
Dokter Sarankan Rehabilitasi
Mukhriz menjelaskan, ayahnya terjatuh di dalam rumah setelah menjalani aktivitas jalan cepat harian, yang selama ini menjadi rutinitas Mahathir.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyimpulkan bahwa operasi tidak disarankan, mengingat kondisi fisik dan usia sang mantan pemimpin.
“Terutama jika mempertimbangkan usianya yang kini telah mencapai 100 tahun, maka operasi bukanlah pilihan yang baik,” kata Mukhriz.
Sebagai gantinya, tim dokter menyarankan Mahathir untuk menjalani proses rehabilitasi standar. Proses ini diperkirakan akan memakan waktu cukup lama.
Mahathir dilarikan ke Institut Jantung Negara (National Heart Institute) di Kuala Lumpur pada Selasa (6/1) menggunakan ambulans.
Ajudannya, Sufi Yusoff, menyatakan kepada AFP bahwa Mahathir dalam kondisi sadar saat dibawa ke rumah sakit.
Pihak medis kemudian mengonfirmasi adanya retakan pada tulang pinggul kanan. Akibat cedera tersebut, Mahathir diperkirakan akan menjalani perawatan dan observasi selama beberapa minggu ke depan.
Baca Juga: Najib Razak Tetap Dipenjara, Pengadilan Tolak Permohonan Tahanan Rumah
Riwayat Kesehatan Mahathir Mohamad
Mahathir Mohamad dikenal memiliki riwayat kesehatan yang cukup kompleks. Ia pernah menjalani operasi bypass jantung akibat masalah kardiovaskular.
Pada Juli 2025, Mahathir juga sempat dirawat di rumah sakit karena kelelahan, tak lama setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-100 dengan acara piknik.
Marina Mahathir, putri Mahathir, menyampaikan pernyataan kepada kantor berita nasional Bernama bahwa cedera yang dialami ayahnya kali ini tergolong serius, namun tidak membahayakan nyawa.
Pada usia 100 tahun, setiap jatuh dan patah tulang tentu menjadi tantangan besar dan membutuhkan waktu pemulihan yang lebih panjang.
Baca Juga: Kasus Korupsi & Penipuan: Wilmar Milik Robert Kuok Dihantam Dua Putusan Berat
Selanjutnya: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (8/1)
Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (8/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













