Sumber: Reuters | Editor: Tiyas Septiana
KONTAN.CO.ID - Raksasa produsen chip asal Amerika Serikat, Intel, berencana untuk mengucurkan tambahan investasi senilai US$ 15 juta atau setara Rp 255,22 miliar (kurs Rp 17.015) ke SambaNova.
Startup chip kecerdasan buatan (AI) ini dipimpin oleh CEO Intel sendiri, Lip-Bu Tan. Langkah strategis ini terungkap melalui tinjauan catatan perusahaan yang menunjukkan upaya Intel dalam memperkuat ekosistem perangkat keras dan lunak AI miliknya.
Baca Juga: Raja Charles III Bakal Pidato di Kongres AS 28 April, Perbaiki Hubungan Diplomatik
Rencana investasi tersebut saat ini masih menunggu persetujuan regulator. Jika disetujui, kepemilikan saham Intel di SambaNova akan meningkat menjadi 9%.
Suntikan dana teranyar ini menyusul investasi sebelumnya sebesar US$ 35 juta atau Rp 595,52 miliar yang telah digelontorkan Intel pada Februari 2026, yang kala itu menaikkan porsi kepemilikan Intel dari 6,8% pada tahun lalu menjadi 8,2%.
Detail Investasi Intel di Startup Afiliasi Lip-Bu Tan
Berdasarkan laporan dari penelusuran Reuters, langkah Intel ini menjadi sorotan karena keterkaitan erat antara target investasi dengan kekayaan pribadi Lip-Bu Tan.
Tan merupakan seorang pemodal ventura kaya yang direkrut Intel setahun lalu untuk memimpin transformasi perusahaan.
Selain SambaNova, Intel diketahui juga melakukan transaksi pada tiga perusahaan lain yang memiliki keterkaitan dengan portofolio pribadi Tan.
Berdasarkan dokumen keterbukaan informasi perusahaan pada akhir Maret 2026 yang dibagikan Reuters, terdapat empat perusahaan yang pendanaannya dianggap material untuk diungkapkan karena ukuran nilai dan manfaatnya bagi Tan.
Berikut adalah rincian perusahaan rintisan (startup) yang menerima aliran dana dari Intel Capital:
- SambaNova: Intel menargetkan total kepemilikan 9% setelah rencana investasi US$ 15 juta atau Rp 255,22 miliar terealisasi. Perusahaan ini fokus pada pengembangan chip AI untuk proses inferensi.
- OPAQUE Systems: Intel menginvestasikan US$ 2,3 juta atau Rp 39,13 miliar pada Januari 2026, yang memberikan Intel kepemilikan 14% dengan nilai valuasi sekitar US$ 41 juta (Rp 697,61 miliar). Dana ventura milik Tan memegang 17% saham di sini.
- EPIC Microsystems: Intel menyuntikkan dana US$ 3,4 juta atau Rp 58,05 miliar untuk kepemilikan hampir 5% saham pada Januari 2026. Putra Lip-Bu Tan, Andrew Tan, menjabat sebagai anggota dewan di perusahaan ini.
- 3D Glass Solutions: Sejak Tan menjabat sebagai CEO, Intel Capital telah memberikan pendanaan senilai US$ 8 juta atau Rp 136,12 miliar melalui dua kali putaran pembiayaan.
Tonton: Harga Plastik Naik Tajam! Pedagang Nasi Goreng & Pecel Lele Menjerit
Kebijakan Tata Kelola dan Mitigasi Konflik Kepentingan
Menanggapi adanya potensi konflik kepentingan, manajemen Intel menegaskan bahwa perusahaan menerapkan kebijakan tata kelola yang ketat.
Menurut pernyataan resmi perusahaan, dewan komisaris melakukan pengawasan aktif untuk memastikan setiap keputusan investasi diambil demi kepentingan terbaik pemegang saham.
Pihak Intel menjelaskan bahwa mereka sudah menjadi pemegang saham di tiga dari empat perusahaan tersebut sebelum Lip-Bu Tan menduduki kursi CEO.
Intel menyebutkan bahwa dalam industri khusus seperti semikonduktor dan komputasi tingkat lanjut, tumpang tindih antara investor lama adalah hal yang lumrah terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













