Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo
KONTAN.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari raksasa teknologi Apple. CEO Tim Cook dilaporkan akan mundur dari jabatannya setelah hampir 15 tahun memimpin perusahaan tersebut.
Meski begitu, Cook tidak sepenuhnya meninggalkan Apple karena ia akan menjabat sebagai executive chairman mulai 1 September mendatang.
Mengutip Reuters, pengumuman ini sempat membuat saham Apple turun kurang dari 1% dalam perdagangan setelah jam bursa.
Baca Juga: Profil John Ternus, CEO Baru Apple di Tengah Era AI
Transisi Kepemimpinan ke John Ternus
Apple menunjuk kepala divisi hardware, John Ternus, sebagai pengganti Cook. Sosok Ternus dikenal sebagai orang dalam perusahaan yang memiliki fokus kuat pada desain dan pengembangan produk.
Langkah ini menandai babak baru bagi Apple, terutama saat industri teknologi tengah mengalami perubahan besar akibat dorongan inovasi AI.
Banyak pihak menilai, latar belakang Ternus di bidang hardware menunjukkan Apple masih akan berfokus pada penguatan lini perangkat kerasnya.
Baca Juga: Kasus Hukum Sam Altman: CEO OpenAI Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual
Tim Cook Angkat Apple Dari US$350 Miliar ke US$4 Triliun
Selama kepemimpinan Tim Cook, Apple mencatatkan pertumbuhan luar biasa.
Nilai kapitalisasi pasar perusahaan melonjak dari sekitar US$350 miliar menjadi US$4 triliun.
Pendapatan tahunan pun hampir naik empat kali lipat, dari US$108 miliar pada 2011 menjadi lebih dari US$416 miliar pada tahun fiskal 2025.
Tak hanya itu, Apple kini memiliki lebih dari 500 toko ritel di seluruh dunia dan basis pengguna aktif mencapai lebih dari 2,5 miliar perangkat. Jumlah karyawan juga bertambah lebih dari 100.000 orang selama era Cook.
Cook sendiri menggantikan pendiri Apple, Steve Jobs, sebuah posisi yang sebelumnya dianggap sulit untuk diteruskan. Namun, banyak investor menilai Cook berhasil membawa Apple ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Bill Gates Mengakui Hubungan dengan Jeffrey Epstein, Bantah Keterlibatan Ilegal
Banjir Pujian dari Investor
Sejumlah analis dan investor memberikan respons beragam, namun cenderung positif terhadap kinerja Cook selama ini.
Rick Meckler dari Cherry Lane Investments menilai Cook telah melakukan pekerjaan luar biasa dan tetap akan berperan penting dalam strategi perusahaan sebagai executive chairman.
Sementara itu, Art Hogan dari B. Riley Wealth menyebut Cook sebagai sosok pemimpin transformasional yang berhasil menjaga stabilitas Apple di tengah tantangan industri.
Di sisi lain, analis eMarketer Jacob Bourne menilai transisi ini memang sudah diperkirakan, mengingat usia Cook dan posisi Ternus yang disebut sebagai calon penerus.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan besar seperti gangguan rantai pasok, tarif, dan persaingan AI masih menjadi pekerjaan rumah bagi CEO baru.
Keputusan ini membuat laporan keuangan Apple yang dijadwalkan rilis pada 30 April mendatang menjadi sorotan utama.
Investor akan mencermati kinerja terbaru perusahaan sekaligus arah strategi Apple, khususnya dalam mengadopsi teknologi AI.
Baca Juga: Jejak Relasi Jeffrey Epstein: Ini Daftar Politikus dan Miliarder yang Terkait
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













