Sumber: Reuters | Editor: Tiyas Septiana
KONTAN.CO.ID - Perubahan signifikan terjadi pada jajaran kepemimpinan puncak raksasa perlengkapan olahraga asal Jerman, Adidas AG.
Perusahaan secara resmi mengusulkan anggota dewan petahana, Nassef Sawiris, untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas (Chairman) yang baru.
Langkah ini diambil untuk menggantikan Thomas Rabe yang akan segera mengakhiri masa jabatannya di posisi tersebut.
Baca Juga: FDA Reshuffle: Barclay Butler Pensiun, Melanie Keller Naik Jabatan
Selain perombakan di kursi ketua dewan, Adidas juga memberikan kepastian terkait keberlanjutan operasional perusahaan di tingkat eksekutif.
Kontrak CEO Bjorn Gulden, yang telah memimpin strategi pemulihan merek sejak awal 2023, secara resmi diperpanjang.
Dengan keputusan ini, Gulden dipastikan akan terus menakhodai Adidas hingga akhir tahun 2030.
Detail Perubahan Struktur Manajemen Adidas
Melansir laporan dari Reuters pada Rabu, 4 Maret 2026, pengusulan Nassef Sawiris merupakan respons perusahaan terhadap aspirasi para pemegang saham.
Thomas Rabe, ketua saat ini, sebelumnya menghadapi tekanan dalam dua rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan terakhir.
Banyak investor menilai bahwa Rabe tidak dapat memberikan fokus yang cukup bagi Adidas karena ia juga memegang berbagai peran eksekutif penting di perusahaan lain.
Pada pemilihan ulang tahun lalu, Rabe tercatat hanya mendapatkan dukungan sebesar 64% dari para pemegang saham, angka yang menunjukkan adanya keinginan kuat untuk perubahan.
Mengutip Reuters, Nassef Sawiris yang merupakan miliarder asal Mesir ini bukanlah sosok baru bagi perusahaan karena ia telah menjabat sebagai anggota dewan Adidas sejak tahun 2016.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai struktur baru manajemen Adidas:
- Kandidat Ketua: Nassef Sawiris diusulkan menjadi Ketua Dewan Pengawas menggantikan Thomas Rabe.
- Masa Jabatan CEO: Kontrak Bjorn Gulden resmi diperpanjang hingga akhir tahun 2030.
- Jadwal Pengesahan: Pemilihan Sawiris sebagai ketua akan dilakukan melalui pemungutan suara pada RUPS tahunan Adidas yang dijadwalkan pada 7 Mei 2026.
- Rekam Jejak: Sawiris dikenal sebagai investor global yang memiliki portofolio luas, termasuk kepemilikan di klub sepak bola Aston Villa.
Tonton: Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp3.500 Triliun!
Rekam Jejak Manajemen dan Dampak Strategis
Keputusan untuk memperpanjang kontrak Bjorn Gulden hingga akhir dekade ini memberikan sinyal stabilitas yang sangat kuat bagi pasar modal.
Sejak bergabung pada awal 2023, Gulden dinilai sukses membawa perubahan arah bagi Adidas melalui berbagai strategi pemulihan citra merek yang efektif.
Kepastian kepemimpinan eksekutif hingga tahun 2030 diharapkan mampu mengamankan rencana pertumbuhan jangka panjang perusahaan di tengah persaingan global.
Di sisi lain, kehadiran Nassef Sawiris di kursi ketua dewan diharapkan mampu memberikan pengawasan korporasi yang lebih tajam.
Sebagai figur yang sudah mengenal internal Adidas selama sepuluh tahun terakhir, Sawiris memiliki pemahaman mendalam mengenai tantangan operasional serta ekspektasi dari para pemegang saham global.
Sinergi antara ketua dewan pengawas yang baru dan CEO yang telah teruji menjadi fondasi utama Adidas dalam memperkuat posisinya di pasar perlengkapan olahraga dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













